Thursday, June 14, 2012

Mensyukuri Nikmat-Nya

| |
0 comments


Di antara kandungan hadits Rasulullah saw dalam kitab Arba’in Nawawiyyah yang ke-26 ini adalah pelajaran kepada manusia untuk mensyukuri nikmat Allah swt yang sangat melimpah dan tidak dapat dihitung.


Sebab, hadits Arba’in ini bisa dimaknai atau dipahami, “diciptakan oleh Allah terdiri dari banyak ruas, semuanya ada tiga ratus enam puluh (360) ruas. Setiap ruas ini mencerminkan kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia. Oleh karena itu, setiap ruas ini diperintahkan untuk bersedekah, sebab atas nama setiap ruas ini merupakan ekspresi dan bentuk syukur manusia kepada Allah.” (lihat Ibn Rajab al-Hanbali dalam Jami’ al-Ulum wa al-Hikam saat menjelaskan hadits ini).

Kewajiban manusia untuk mensyukuri nikmat penciptaan manusia yang terdiri dari susunan ruas-ruas dan organ-organ ini telah diisyaratkan dalam QS Al-Infithar: 6-8, QS Al-Mulk: 23, QS An-Nahl: 78, QS Al-Balad: 8-9.
Diceritakan bahwa pada suatu malam seorang ulama bernama al-Fudhail bin ‘Iyadh membaca Al-Qur’an surat Al-Balad ayat 8 sampai 9 ini, lalu ia menangis. Maka orang-orang yang melihatnya menanyakan apa yang membuatnya menangis? Ia menjelaskan, “Tidakkah engkau memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah memberikan dua mata kepadamu dan dengan dua mata ini engkau dapat melihat? Tidakkah engkau memasuki malam harimu dalam keadaan bersyukur kepada Allah swt yang telah menjadikan untukmu satu lidah yang dengannya engkau dapat berbicara?” Fudhail terus menerus menyebutkan organ-organ seperti ini dengan mengajukan pertanyaan retoris yang sama.

Kenikmatan yang terlupakan
Sebagai penegas terhadap keharusan untuk mensyukuri nikmat Allah ini, Rasulullah bersabda, “Ada dua kenikmatan, banyak manusia menjadi merugi gara-gara dua kenikmatan ini, yaitu; nikmat kesehatan dan nikmat waktu luang.” (HR Imam Bukhari dalam kitab Shahih-nya, hadits no. 6412).
Bukankah semua ruas tulang belulang manusia merupakan wujud dari kesehatan yang Allah swt berikan itu? Namun, sayangnya, sebagaimana tersebut dalam hadits, banyak manusia melupakannya sehingga mereka menjadi merugi karena tidak mensyukurinya.

Pertanggungjawaban untuk setiap kenikmatan
Semua kenikmatan yang Allah swt berikan kepada manusia akan dimintai pertanggungjawabannya. Termasuk kenikmatan yang berupa 360 ruas tulang belulangnya. Caranya adalah dengan menunaikan hak dan kewajiban setiap ruas tulang belulang tersebut untuk bersedekah, sebagaimana telah dijelaskan pada tulisan yang lalu.
Hal ini sejalan dengan QS At-Takatsur: 8 yang menegaskan bahwa manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas segala bentuk kenikmatan yang telah diterimanya. Sejalan pula dengan QS Al-Isra’:36 yang menegaskan bahwa pendengaran, penglihatan dan hati itu akan dimintai pertanggungjawaban.

Cara mensyukuri nikmat Allah
Ada banyak cara yang dapat dilakukan manusia untuk mensyukuri nikmat Allah swt. Secara garis besar, mensyukuri nikmat ini dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
Mensyukuri dengan hati, dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya dari Allah swt semata.
Mensyukuri dengan lisan, dengan memperbanyak ucapan alhamdulillah (segala puji milik Allah) wasysyukru lillah (dan segala bentuk syukur juga milik Allah).
Mensyukuri dengan perbuatan.
Mempergunakan segala bentuk kenikmatan Allah untuk menunaikan perintah-perintah Allah, baik perintah wajib, sunnah maupun mubah.
Mempergunakan segala bentuk kenikmatan Allah dengan cara menghindari, menjauhi dan meninggalkan segala bentuk larangan Allah, baik larangan yang haram maupun yang makruh.
Syukur dengan hati, lisan dan perbuatan ini hendaklah terefleksi dan tercermin pada setiap momentum yang bersifat zhahir, bahkan yang tersamar sekalipun. Contoh cerminan sikap mensyukuri nikmat Allah yang tampak secara lahir ini dapat dilihat dalam sikap Nabi Sulaiman as saat ia mendapati singgasana Bilqis telah ada di sampingnya dalam sekejap mata. Saat itu Nabi Sulaiman langsung berkata, “Ini adalah anugerah Allah. Dia bermaksud mengujiku, adakah aku bersyukur ataukah aku kufur.” (QS An-Naml: 40)
Juga tampak dari sikap Raja Dzulqarnain yang sukses membangun radm (semacam benteng) untuk menghalau serbuan Ya’juj Ma’juj. Setelah sukses besar yang luar biasa ini, ia tidak menisbatkan prestasi spektakulernya itu kepada dirinya, akan tetapi menisbatkannya kepada Allah. Ia berkata, “Ini adalah rahmat dari Tuhanku.” (QS Al-Kahfi: 98)
Sikap yang sebaliknya ditunjukkan oleh Qarun. Saat ia ditanya oleh kaumnya tentang sukses bisnisnya, ia tidak menisbatkan sukses itu kepada Allah. Dengan penuh ‘ujub, sombong dan takabbur ia berkata, “Semua ini aku dapatkan semata-mata karena ilmuku, kepintaranku, kepiawaianku” (QS Al-Qashash: 78). Karena itulah ia diazab Allah.

Nikmat Allah terlalu banyak
Jumlah kenikmatan yang Allah berikan kepada manusia begitu banyaknya, dan sekiranya manusia bermaksud menghitungnya, niscaya ia tidak akan mampu melakukannya, sebagaimana QS Ibrahim: 34 dan QS An-Nahl: 18.
Jika kenikmatan sangat banyak dan manusia tidak akan mampu menghitungnya, lalu bagaimana kita harus mensyukuri seluruhnya?
Memang demikianlah adanya, yaitu bahwa manusia tidak akan mampu mensyukuri seluruh nikmat yang Allah berikan kepada manusia. Oleh karena itu, jangan ada perasaan, apalagi keyakinan bahwa manusia akan mampu mengimbangi seluruh kenikmatan Allah dengan mensyukurinya. Dengan demikian, manusia akan terus berusaha untuk secara terus menerus mensyukurinya.
Inilah yang dilakukan Rasulullah saw. Beliau terus melakukan shalat malam yang panjang dan sangat baik, sehingga telapak kaki beliau bengkak-bengkak. Saat ‘Aisyah ra bertanya, “Bukankah dosa engkau yang telah lalu dan yang akan datang telah diampuni oleh Allah?” Maka beliau saw menjawab, “Tidakkah aku menjadi seorang hamba yang banyak bersyukur?” (HR Muslim, no 2819).
Namun, perasaan bahwa manusia tidak akan mampu mensyukuri nikmat Allah, bisa menjadi kontraproduktif. Ini akan menjadikan manusia frustrasi dan putus asa untuk dapat mensyukuri nikmat Allah dan sikap ini tentunya tidak dibenarkan oleh Islam. Oleh karena itu, ada dua cara yang ditawarkan Rasulullah dalam hal ini, yaitu:
Setiap hari hendaklah manusia menunaikan shalat Dhuha. Terkait hal ini beliau bersabda, “Semua itu cukup tergantikan dengan dua rakaat Dhuha” (HR Muslim, hadits no. 720). Maksudnya, shalat Dhuha bernilai cukup untuk menggantikan kewajiban setiap ruas tulang belulang manusia dalam menunaikan kewajibannya untuk bersyukur.
Hendaklah seorang manusia merutinkan membaca dzikir pagi dan sore dengan bacaan sebagai berikut: Allahumma ma ashbaha bi (kalau sore membaca: Allahumma ma amsa bi) min ni’matin auw bi ahadin min khalqika faminka wahdaka la syarika laka, falakal hamdu walakasy-syukru. Yang artinya “Ya Allah, kenikmatan apa saja yang engkau berikan kepadaku pada pagi hari ini, atau pada sore hari ini, atau yang engkau berikan kepada siapa pun dari makhluk-Mu, maka semua itu adalah dari-Mu semata, tidak ada sekutu bagi-Mu, maka, untuk-Mu segala puji dan untuk-Mu pula segala syukur.”
Rasulullah menjelaskan bahwa siapa saja yang pada pagi harinya membaca dzikir tersebut, maka ia telah menunaikan syukurnya pada hari itu. Dan siapa saja yang membaca dzikir tersebut pada sore harinya, maka ia telah menunaikan syukurnya pada malam hari itu. (HR Abu Daud, An-Nasa-i, menurut Imam Nawawi, hadits ini Isnadhadits ini bagus dan Abu Daud tidak mendha’ifkannya. Namun menurut Syekh Nashiruddin al-Albani hadits ini dha’if)
Syekh Abul Hasan Ubaidullah al-Mubarakfuri berkata dengan mengutip dari Imam Asy-Syaukani, “Hadits Rasulullah ini mengandung faedah agung dan perilaku mulia, sebab hadits ini telah menjelaskan bahwa kosa kata yang singkat dan pendek ini telah mampu menunaikan kewajiban bersyukur…” (lihat Mir’atul Mafatih Syarh Misykatul Mashabih, juz 8 hal. 148).
Read More

Thursday, March 22, 2012

Berkisahkan 2 Hati..Part 1

| |
0 comments
 



header bismillah


Segala puji bagi Allah, tuhan sekalian alam...bersyukur keHadratNya Fateh masih dikurniakan nikmat Iman & Kehidupan, mampu untuk meneruskan hari-hari seperti biasa..

Insyaallah, hari ini Fateh Ingin berkongsi satu kisah "2 hati mencari redhaNya"..ini bukan jiwang ke, nak menunjuk-nunjuk ke..Tidak sama sekali..tetapi ia merupakan kisah hidup seorang Putera yang mencari-cari teman hidup telahpun dijumpainya....

Sedikit latar belakang tentang Putera ini..diberikan nama sempena "Kemuliaan yg Sempurna" cari dalam bahasa arabnya :) , dilahirkan di Kuala Lumpur tetapi dibesarkan di Negeri Sembilan..:) seorang yang jahil mengenai kehidupan..dan kini telahpun tamat pengajiannya dalam bidang Syariah & Perundangan di salah sebuah IPT di Selangor dan kini mencari-cari peluangg pekerjaan...:) ini je kot,sebab nak crita details panjang nanti..

Kisahnya bermula apabila ketika beliau Tingkatan 5 di salah sebuah Sekolah Menengah Agama di Negeri Sembilan..apa yang terjadi ialah, ketika itu beliau merupakan Ketua Umum di Sekolah tersebut..jadi faham-fahamla tugas seorang ketua, macam-macam nak kena fikir dengan ragam anak buahla, pelajar2 lain laa...adoi, mesti peningkan?he4...jadi, ketika itu beliau telahpun mengagihkan anak buahnya dibeberapa kelas yang ada kerana guru2 ada meeting, sampailah padanya hanya tinggal 1 kelas sahaja tiada  pengawas untuk jaga iaitu kelas tinkatan 1 Ibnu Sina..so, beliau pun ambil tempat itu...

Kalau dah jaga kelas tu,takkan diam jekan..mesti ada input & outputnya..he4..so, beliau pun ber"taaruf" adik-adik tingkatan satu...sorang demi sorang sehingga selesai...tapi, beliau tertarik kepada seseorang pelajar perempuan, mestilahkan..takkan laki pula...he4..so, kerana apa tertarik??haa...ni bukan "cantik menarik tertarik kau memang Da Bomb"...tu lagu....he4...sebabnya masa sesi soal jawab tu, kawan-kawan dia kata dia "MALU" nak berborak dengan lelaki jadi suaranya slow sangat...huh..sungguh tak pernah beliau jumpa orang sepertinya...beliaupun terpaku seketika..di benak fikirannya, "Ya Allah, sungguh hebat AgamaMu mendidik hamba-hambaMu"....anda mesti tahukan perwatakan seorang yang pemalu??....ya, ia mesti MENJAGA segala-galanya...bukan bermakna yang lain tidak menjaga, tetapi dek kerana percakapan pun ia membataskan yang bukan mahramnya...Allah, Hebat2...he4, cukupla tu ye...takut memuja plak...:)

Teringat dalam sebuah lagu yang berbunyi..

Cari-cari... carilah 
Pasangan hidup betul-betul oh kawan 
Bahagia berseri 
Rumah tangga akan harmoni 

Lagu: Rabbani

Sehinggalah tiba trial SPM, si Putera tidak lagi berhubung dengannya...selesai spm pun tidak ada khabar darinya....erm, sedih juga....bukan mengharap apa2, tetapi hati telah terpikat padanya...itulah yang dikatakan rindu..dan mengharapkan RedhaNya..

2 tahun berlalu tanpa sebarang khabar berita...ketika itu, Allah betul2 menguji iman dan tahap kesetiaan padanya..."kesetiaan padanya"?..ya, beliau bukan bercinta, tapi  sentiasa berdoa agar satu hari Allah akan temukan dia semula...:) si putera bukanlah  memilih pangkat, darjat, harta atau pun nama...akan tetapi apa yang disyariatkan, itulah yang putera ini mahukan....agar Redha Allah menyebelahinya...amin..
bersambung.....



Read More

Wednesday, March 21, 2012

Kejayaan atas Usahanya..*TAHNIAH*

| |
0 comments
 

Assalamualaikum para pembaca...
Hari ini fateh nak kongsi kegembiraan seorang pejuang yang telah berjaya memperolehi kejayaan yang diimpikan selama ini...
Apa yang diimpikannya ialah Skor A dalam SPM 2011...Kejayaan memang miliknya..
Kejayaan miliknya??..ya, setelah penat, tidur yang kurang, usahanya selama ini telah membuahkan hasil yang LUMAYAN kerana beliau memperolehi 8A 1B di Medan Peperangan (SPM) beliau tahun lepas...:)
Alhamdulillah, Allah menyebelahinya kerana ada juga yang usaha tetapi tidak berjaya, mungkin dek kerana usahanya yang kurang berkesan..
Jadi, kepada adik2 yang bakal mengambil SPM akan datang, lupakanlah penat, berhibur, perkara2 yang kurang berfaedah..agar anda juga Berjaya sepertinya...:)

*Beliau merupakan seorang Muslimah
*Perwatakan SOLEHAH, Insyaallah
*Taat & Setia dalam menjaga AgamaNya
*Sayangi Allah-Nabi-Keluarga
*Sentiasa Memperbaiki Kesilapan lalu
*Berusaha Bersungguh-sungguh

 

Pada hemat fateh, anda juga MAMPU memperolehi kejayaan, kerana manusia diciptakan untuk berjaya, maka caranya perlu diperbetulkan...

Sekali lagi, TAHNIAH buat *IBK*
<<<<Moga masa depannya cerah>>>>

akhir kata, ingatlah pesanan saya ini...
"SETIAP ORANG ADA KELEBIHANNYA, MAKA KENALI POTENSI DIRI SERTA GUNAKAN KELEBIHAN ANDA SECARA OPTIMA UNTUK BERJAYA" 


Read More

Sunday, March 11, 2012

Nasyid Ex-Sautun Najah (Percussion Show)SMATKEM 08

| |
0 comments
Assalamualaikum semua...
Hari ini saya saja nak berkongsi satu video yang sempat adik nasyid saya rakam semasa kami "saja2 panas badan"..he4..so,sekadar hiburan,tidak ada kena-mengena dengan yang hidup atau yang dah tiada...
Semoga terhibur....:)



Read More

Wednesday, March 07, 2012

Nama-nama JIN (Elakkan memberi nama anak dari nama-nama ini…)

| |
0 comments



Elakkan memberi nama anak dari nama-nama ini…
Ababah                                    Badramah                               Chonnas
Abaha                                       Badru                                       Chonjab
Abak                                          Badzuu                                    Fahlus
Abanus                                     Baekasin                                 Fadlal
Abbah                                       Bahba                                      Ghaul
Aburuin                                   Bahdru                                    Gahram
Aburu’yin                                Bahtah                                    Ghaur
Abubahri                                 Bahthir                                   G i n a n
Abuhat                                     Bahyuth                                 Grufu
Abukanah                               Bahhaela                                Haakani
Abukankan                             Bajraami                                Haakun
Abusimah                               Bakturus                                H a b
Abusiman                               Balbayat                                H a b a



Abusyi’in                                 Balbayatah                          Hababa
Abyad                                       Balkia                                     Hababat
Adida                                        Barabih                                 Habainahaba
Adnabur                                  Barbainah                            Habanus
Adzak                                        Barbaitah                             Habasan
Ahbasin                                    Barbaran                              Habbat
A h u h a                                   Barbayatah                         Habubu
A i b u s                                     Barhaela                              Habusy
Akan bin Irdith                     Barkuyan                            H a d a
‘Akib                                          Barkuyen                            H a d i h
Akilat                                        Barthafah                            Hailus
A k l a f                                     Bartharah                            Hakuskus
A k l u r                                    Batbarah                              Hanfaya
Aknabur                                  Bayu’yu                                Hamfayah
A k n a m                                 Bikran                                   Hamfiah
Aknimun                                 Biljabub                               Hanali’li
Alahqob                                   Bilurit                                  H a r i q
Alhamah bin Talhamah     Binbakub                           Hamalat
A l k a f                                      Binum                                 H a y a n
Alkafanah                                Birbitah                              H a z a m
Alkafinus                                 B u h                                     Hazrut
Alkalat                                      Bur                                        H o y a
Alkulat                                     Burburah                            Hubaidah
Ambanini                                Burbuyat                            Hubaizat
Ambanu                                   Burdayun                           H u b i
Alahqaq                                   Buruza                                  H u d i
‘Ain Kaf                                     Binbitah                               H u k u n
Akram                                       Baliyun                                 Humanus
Amir                                          Dahabu                                 L a b i n
Amr Bin Jumanah                D a s i m                                L a h i
Amr Bin Jabir                         D a t i m                               Lakien
Amrusy                                     Dawhah                               Lawlamah
Anfius                                         D a y a n                              L a y a h
Anfusa                                        Dayantoath                       L a y a t
Ankar                                          D u l d u l                            L u l u
Anum                                          Duyti                                   Lutlun
Aqab                                            IbinHariq                          Maduzk
Aqramus                                    Ibnu Duraij                      M a d u s
Arbiun                                        Iduhin                                Maemun-maemun
Arfarus                                       Idzkar                                 Mahmah
Arkalat                                       Idzki                                    Mahrar
Arkanah                                     Idzuhun                             M a h u n
Arwan                                         Ikbilat                                 Maklusy
Asbanzur                                   Ikrib                                    Makruktusy
Asdim                                          Ilaqus                                 Makrunusy
Asdimyi                                      Infalat                                Malmalat
Asrarah                                       Irbitsin                             Manzakur
Asrarin                                        Irdabur                            Marizah
Asriyun                                       I r u d                                M a r o n
Asrarinah                                   Isfilin                                Mashir
Astafa                                           Itabuyin                         Masyie
Aswah                                           Itakuntilhanah            Mathra
Aswan                                           Itgabu                             Matsara
Atsafi                                             Itkun                               M a t u n
Arsyiri                                          I z i b                               Maznakur
‘Awar                                             Ibqus                              Ma’ma
Azkar                                             I f r i t                             Ma’mah
Alkisu                                            Ifruth                             Milla
Alamluq                                       Ikriba                             Miswath
Abu hamid                                  I m a k                            Misyi
Alkarobis                                     Jahilin                           Mughin
Alkarobiyun                               Jaknabur                      Mughyat
Arruhmiyun                               Jaljala                            Muhyanus
Alkhauzanah                               Jaljalat                          Munsiri
Azkur                                             Jilji                                  Munsyini
Altar                                              Jiljilah                            Mu’mun
K a f a h                                         Jusyanalnas                 Marij
K a f i k                                          Janjal                              Mumuun
K a h l i                                          Jalis                                 Masuth
Kalsawaran                                 Nahran                           Mushin binjusyanal
Kamlia                                          Narhanibnuwarhan   Qidzirin
Kafika                                            Kasyat                             Qomtunus
Kartusin                                       Kidirin                             Q o r i n
Kufratsin                                     Kurinus                           Qoronah
Khonnas                                       Khonjab                          Qorqonah Baknur
Khubuts                                        Khobaits                         Q o w a
Khannay                                       Khannasy                       Qulnus
Khinzib                                          Rankanis                         Qumrun
Raqoniah                                      R o i n                               Qumrunus
R u h                                               Rofidhoh                         Qurqus
Radzaq                                          Rijalulgaib                       Qusy
Rairanahbintiassakan             Ro’ina                                 Sabin
Tabariaz                                       Tabarij                                Sadbulat
T a b i                                             T a b u r                              Saljalah
Taghyarin                                    T a k i                                  Saljalat
Takyarin                                       Talluh                                Samasqorni
Tamrujah                                     Taqius                                Sambulat
Taulkumnus                                Taukalat                            Samha
Taulkumnis                                  Thaluhun                         Samliah
Thalun                                            Thabar                              Sarik
Tsibar                                              Tsabur                              Sarwat
Ubara                                               U b a y                              Sawhata
Ubbat                                               Ubyan                              Sayak
Udaat                                               Udaima                            Sayar
Uday                                                Udbaliem                        Sayilla
Udbaras                                          Udgaru                            Sayirakat
Udgata                                             Udri                                 Sella
Udza                                                 Udzan                              Shabil
Udzbaros                                        Ukaida                           Shakin
Ukirin                                              Urbulat                          Shimar
Ulaya                                               Ulkuliat                          Sybil
Ulkulius                                          Ultiza                              Sahir
Ultiz                                                  Umi Hana                     Sinurguhu
Umi Zilzah                                      Umi Kholi                    Sumbulat
Umi liah                                          Umi Muldam               Surkubu
Umi Qulsum                                 Umi Shibyan               Surubat
Umi khat-khat                             Umi unan                      Sutbayat
Umu syiin                                      umu Maran                 Sutbayani
Umu Asyit                                     Umu Liat                      Sutbayni
Unumah                                          Uqlaya                          Su’alat
Uqlay                                               Uran bin Umay          Syahzab
Urban                                               Urbats                           Syamasqorni
Urbidzi                                             Urdah                            Syambaliem
Urbautsus                                       Urkinat                         Syarbin
Urkilah                                             Urulat                            Syahir
Urya                                                  Uzzikat                           Syehyaman
Uzzikt                                                Usbuyat                         Syinargaha
Ustohru                                            Usbiyi                             Syinargahala
Utbulat                                              Uthbaliem                    Syirbin
Utbulin                                              Utikum                           Syirkahala
Uzbalim                                             Utiluluy                          Syirquha
Utsiluluun                                        Utsbalin                          Syirubadru
Utsbuzun                                           Utsim                              Syirkuhu
Utsukum                                            Utulin                              S y u b
‘U d a                                                    Wakaram                       Syuksyuk
Waktabun                                          Walhan                            Syiq
Walwalah                                           Wanzaru                         W a s i m
Watkalim                                            Waslan                            Wazzaru
Waktabu                                             Walwalwuazkur           Zahrah
Zahzah                                                Zaklan                              Zaknabur
Zalanbur                                            Zalazat                             Zaldalat
Zandub                                               Zarzaina                          Zilzili
Zundub                                               Zuul Zuul                        Zaklam
Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Pesanan Hari Ini

“Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka adalah seumpama satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.”

(Hadis riwayat Muslim)

“Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.”

(Hadis riwayat Muslim)

“Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati.”

by Ahmad AlFateh