Friday, December 09, 2011

Mukjizat dalam Al Qur'an

| |
0 comments


“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya;
 petunjuk bagi mereka yang bertakwa”
(QS 2:2).
A. Pendahuluan
Al-Qur’an adalah kitab petunjuk dan hidayah bagi manusia dan seluruh makhluq yang bertaqwa di atas bumi ini.[1]  Seluruh alam yang luas beserta isinya dari bumi, laut dan segala isinya akan menjadi kecil dihadapan manusia yang lemah, karena ia telah diberi keistimewaan-keistimewaan seperti kemampuan berpikir untuk mengelola seluruh yang ada dihadapannya. Akan tetapi Allah tidak akan membiarkan manusia tanpa adanya wahyu pada setiap masa, agar mendapat petunjuk dan menjalankan kehidupannya dengan benar. Maka Allah mengutus Rasul-Nya dengan mu’jizat yang sesuai dengan kecanggihan kaum pada masanya, agar manusia mempercayai bahwa ajaran yang ia bawa datang dari Allah SWT.
Oleh karena akal manusia pada masa pertama perkembangannya lebih dapat menerima mu’jizat yang bersifat materi seperti mukjizat tongkat Nabi Musa yang bisa berubah menjadi ular besar, mukjizat Nabi Isa dapat menghidupkan orang yang mati dengan izin Allah, dapat menyembuhkan orang buta maka setiap Rasul pun diutus dengan mukjizat yang sesuai dengan kemampuan kaumnya agar mudah diterima. Ketika akal manusia mencapai “kesempurnaannya”, Allah memberikan risalah Muhammad yang kekal kepada seluruh umat manusia yang tidak terbatas pada kaum di masanya saja. Maka mukjizatnya adalah mukjizat yang kekal sesuai dengan kematangan perkembangan akal manusia.[2]
Utusan ini akan dihadapkan dengan ketidakpercayaan sebagaimana yang telah dihadapi oleh semua para rasul. Allah telah mengetahui semua itu, justeru itu, Dia telah memperkuatkan para rasul dengan bantuan daripada-Nya untuk para rasul tersebut, bantuan ini terealisasi di dalam bentuk mukjizat, mengikut apa yang diistilahkan oleh orang ramai dengan mereka menamakannya dengan المعجزة [al-mu’jizah] dan Al-Quran pula telah menamakannya sebagai بَيِّنَةٍ[bayyinah], بُرْهَانٍ [burhan], سُلْطَانٍ [sultan] dan آيَةٍ [ayat].[3] Semua mukjizat atau keterangan-keterangan tersebut ditegaskan dalam Al Qur’an.[4]
Allah menjadikan keterangan ini sesuai untuk setiap kaum supaya ia menjadi lebih kuat untuk menegakkan bukti kebenaran utusan tersebut, Nabi Musa -عليه السلام-, dimana pada masa itu masyhur dengan ilmu sihir, maka Allah menjadikan mukjizat untuk Nabi Musa -عليه السلام- sesuai dengan ilmu ini.[5]
Mukjizat berasal dari kata Al I’jaz yang artinya melemahkan atau mengalahkan. Menurut Imam As Suyuti[6], mukjizat dalam pemahaman syara’ adalah kejadian yang melampaui batas kebiasaan, didahului oleh tantangan, tanpa ada tandingan.
Menurut Ibnu Khaldun[7], mukjizat adalah perbuatan-perbuatan yang tidak mampu ditiru oleh manusia, maka ia dinamakan mukjizat, tidak masuk ke dalam kategori yang mampu dilakukan oleh hamba dan berada diluar standart kemampuan mereka.
Muhammad Kamil Abdush Shamad[8], menerangkan bahwa mukjizat ada yang bersifat material yang dicerna panca indera namun melawan hukum alam yang ada dan mukjizat yang bersifat rasional, semua direspon oleh daya nalar sesuai dengan kemampuan dan pemahamannya.
Dari beberapa pengertian tersebut dapat diambil sebuah pengertian mendasar bahwa mukjizat merupakan kejadian yang luar biasa, melebihi standart kemampuan manusia yang berlaku secara umum.

B. Kemukjizatan Ilmiah
Istilah Al I’jaz Al ‘Ilmiy (kemukjizatan ilmiah) Al Qur’an mengandung makna bahwa sumber ajaran agama tersebut telah mengabarkan kepada kita tentang fakta-fakta ilmiah yang kelak ditemukan dan dibuktikan oleh eksperimen sains umat manusia, dan terbukti tidak dapat dicapai atau diketahui dengan sarana kehidupan yang ada pada jaman Rasulullah saw. [9]
Hubungan antara tanda-tanda kebenaran di dalam Al Qur’an dan alam raya dipadukan melalui mukjizat Al Qur’an (yang lebih dahulu daripada temuan ilmiah) dengan mukjizat alam raya yang menggambarkan kekuasaan Tuhan. Masing-masing mengakui dan membenarkan mukjizat yang lain agar keduanya menjadi pelajaran bagi setiap orang yang mempunyai akal dan hati bersih atau orang yang mau mendengar. Beberapa dalil kuat telah membuktikan bahwa Al Qur’an tidak mungkin datang, kecuali dari Allah. Buktinya tidak adanya pertentangan diantara ayat-ayatnya, bahkan sistem yang rapi dan cermat yang terdapat di alam raya ini juga tidak mungkin terjadi, kecuali dengan kehendak Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan cermat.[10]
Syeikh Abdul Majid Az-Zindani, mengulas tentang mukjizat ilmiah dalam Al Qur’an,
“...Yaitu ilmu uji kaji modern datang dan mendalami kajian-kajian yang luas di dalam pelbagai bidang, dengan bantuan alat-alat yang canggih, dan setelah beberapa pengembaraan yang menjabarkan berserta seangkatan pengkaji, terbentuklah satu bahagian di samping satu bahagian (yang lain) dan apabila fakta tersebut telah siap sempurna, tiba-tiba didapati ianya telah pun dinyatakan di dalam kitab Allah (Al-Quran) sebelum 1400 tahun [yang lalu]. Lalu orang ramai pun mendapat tahu bahawa Al-Quran ini diturunkan dengan ilmu Allah, dan bukannya [datang] dari sisi seorang utusan yang [berada] di zaman .. sebelum 1400 tahun di hari yang tidak ada sebarang perkakas kajian saintifik atau peralatan kajian ..”[11]
Ketika fakta tersebut telah muncul maka akan muncul pula sebuah pertanyaan[12],
a.      Dapatkah hal ini mejadi sebuah kejadian yang kebetulan bahwa akhir-akhir ini penemuan informasi secara ilmiah dari lapangan yang berbeda yang tersebutkan di dalam al-Quran yang telah turun pada 14 abad yang lalu?
b.      Dapatkah al-Quran ini ditulis atau dikarang Nabi Muhammad SAW atau manusia yang lain?
Dalam buku At Tafkir Faridhah Islamiyah (berpikir sebuah kewajiban Islam), Abbas Mahmud Aqqad menyebutkan dua macam mukjizat yang harus dibedakan, yang pertama mukjizat yang mengarah ke akal, dapat ditemukan oleh siapapun yang ingin mencarinya, mukjizat ini adalah keteraturan gejala-gejala alam dan kehidupan yang tidak berubah berupa sunnatullah.[13]
Yang kedua adalah mukjizat yang berupa segala sesuatu diluar kebiasaan. Mukjizat ini membuat akal manusia tercengang dan memaksanya untuk tunduk dan menyerah.[14]
Hal yang dapat kita jadikan i’tibar dalam mukjizat ilmiah pada Al Qur’an adalah motivasi/dorongan yang kuat bagi manusia untuk selalu memperhatikan ayat-ayatNya (tadabbur).[15] Tentusaja memperhatikannya seiring dengan kemauan untuk memikirkannya dan mengingat penciptanya.[16]
Dari sini pula dengan mengkaji mukjizat ilmiah dalam Al Qur’an mampu menumbuhkan keimanan dan rasa syukur pada Allah sebagaimana pernah disampaikan oleh Prof. Abdul Karim Al Khathib, “Mukjizat Al Qur’an terletak pada kepioniran dalam menyatakan hal-hal yang baru saja ditemukan oleh penilitian ilmiah”.
Kemudian Prof. Al Khathib menerangkan, “Maksud utama kami dalam menganalisis mukjizat Qur’ani adalah menciptakan hubungan yang erat dengan kitab Allah dalam hati seorang muslim. Kami ingin menanamkan iman terhadap Kitab Allah berdasarkan pengetahuan, pemahaman dan perasaan yang murni terhadap ayat-ayat dan kalimat-kalimatNya.
Meskipun demikian, kami menemukan isyarat-isyarat Al Qur’an yang bersifat ilmiah. Hal ini mendapatkan perhatian yang sangat besar dari kalangan para peneliti Eropa. Karena, isyarat yang dikandung Al Qur’an sejak lima belas abad yang lalu ditemukan dan dibenarkan oleh ilmu pengetahuan modern sekarang.[17]
Meskipun telah banyak bukti-bukti ilmiah tentang kebenaran Al Qur’an, para pemuja materialisme, para sekuler dan para ateis, tentu saja masih terus membantah kebenaran-kebenaran Al Qur’an karena ketakutan akan implikasi mengakui keberadaan Sang Pencipta. Selain itu, mereka selalu melakukan pembenarannya atas bukti-bukti logika (baca: matematis, empiris, biologis, sosiologis) sebagai dasar pijakan postulatnya.[18]
Menurut Muhammad Kamil Abdush Shamad[19], tujuan dari kajian mukjizat ilmiah Al Qur’an adalah untuk meluaskan cakupan hakikat dari ayat-ayat Al Qur’an, kemudian memperdalam makna-makna yang terkandung di dalamnya sehingga mengakar dalam jiwa dan pemikiran manusia dengan cara mengambil hikmah dari eksplorasi keilmuan kotemporer yang tercakup dalam makna-maknanya. Sedangkan menurut Ibrahim Muhammad Sirsin[20], bertujuan memperdalam makna-makna melalui proses analisis terhadap variabel-variabel yang detail. Juga melalui perbandingan mendalam terhadap kritikan para pakar yang profesional di bidangnya serta para peneliti alam dan kehidupan dalam berbagai disiplin ilmu pengetahuan.
Kita juga tidak boleh memasukkan dan memaksakan asumsi dan hipotesis ilmiah yang masih berupa bahan perdebatan dan masih diuji diantara para pakar. Karenanya, tidak pantas orang yang mengadopsi asumsi-asumsi ini berusaha memaksakan Al-Qur’an untuk menguatkan teorinya. Sebab, bisa jadi asumsi dan teori mentah itu nanti terbukti tidak benar, lalu akhirnya mengkambinghitamkan Al-Qur’an[21]. Namun hal ini dapat dijelaskan dalam kerangka bahwa[22]:
1.      Tidak ada kontradiksi antara hakikat ilmu pengetahuan dengan hakikat Al Qur’an karena berasal dari satu sumber.
2.      Tafsir ilmu tidak akan mempengaruhi originalitas karena nash tidak mengalami perubahan sesuai teks aslinya. Tafsiran yang diberikan yang akan disalahkan[23]
Sebagaimana ditulis oleh Muhammad Mutawalli Asy Sya’rawi dalam kitab Mu’jizah Al Qur’an[24], dikarenakan Al Qur’an adalah mukjizat maka nashnya harus tetap dan tidak berubah-ubah, kalau tidak maka hilanglah mukjizatnya.
Oleh karena itu, kalau nash tidak secara tegas menunjukkan pada salah satu teori ilmu sains, maka tidak selayaknya bagi kita untuk memaksakannya, baik untuk menetapkan maupun untuk menafikkan. Karena itu kita harus mencari ilmu dari jalannya masing-masing, ilmu astronomi didapatkan dari penelitian, ilmu kedokteran didapat dari hipotesis dan uji coba. Dengan demikian, niscaya Al Qur’an akan selalu terjaga, tidak dipergunakan untuk memperdebatkan teori ini, yang mana semua teori ini bisa diterima juga bisa ditolak serta bisa pula diganti, sebagaimana juga tidak layak bagi seseorang yang tidak mengetahui hakikat ilmu tertentu untuk menolak mentah-mentah selagi tidak secara tegas bertentangan dengan nash yang shohih.[25]
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa kesalahan pada manusia dalam menulis kitab bisa saja terjadi, seperti apa yang telah dikatakan oleh Al Qodhi Al Fadhil Abdur Rahim bin Ali Al Baisani, “ Saya melihat bahwasanya tidak ada seorangpun yang menulis sebuah kitab kecuali besoknya dia akan berkata : ‘Seandainya tempat ini diubah niscaya akan lebih baik, seandainya ditambah dengan begini maka akan lebih bagus, seandainya ini dikedepankan niscaya akan lebih utama, dan seandainya yang ini dibuang niscaya akan lebih indah.’ Ini semua adalah dasar yang paling kuat bahwa manusia adalah makhluk yang serba kurang.”[26]
Dari sisi lain bahwa pemahaman baru terhadap ayat itu tidak boleh membatalkan pemahaman lama. Dengan ungkapan lain, kita tidak layak menuduh umat sejak jaman sahabat, bahkan sejak jaman Nabi saw, salah dalam memahami satu ayat, kemudian mengklaim bahwa yang benar adalah pemahaman yang dimiliki si penafsir baru itu. Selayaknya dikatakan, makna baru ini merupakan tambahan yang digabungkan dengan pemahaman lama, dan bukan membatalkannya. Sebab diantara keistimewaan Al-Qur’an, keajaiban-keajaibannya tidak pernah habis tergali.[27]
Kemukjizatan ilmu pada Al Qur’an memang tidak memposisikan Al Qur’an sebagai kitab sains. Namun dapat memberikan isyarat atau petunjuk untuk melakukan kajian lebih jauh terhadap pengembangan sains.[28]
Isyarat ilmiah dalam Al Qur’an mengandung prinsip-prinsip/kaidah-kaidah dasar ilmu pengetahuan di setiap jaman dan kebudayaan[29]. Hal ini membawa maksud bahwa :
-           Ayat yang memberikan isyarat tidak harus terperinci, sehingga para ilmuwan bisa mengkajinya atau memperinci dengan melakukan penelitian.
-           Mukjizat ilmiah Al Qur’an tidak hanya untuk waktu tertentu saja yaitu ketika terjadi penentangan, namun berlaku juga ke masa yang akan datang.[30]
            Pada satu masa beberapa mukjizat dirasa kurang masuk akal atau bertentangan dengan nalar dan logika. Tetapi kapasitas nalar dan intelektual yang dimiliki tidaklah sama, tergantung pada daya pikir seseorang[31].
C. Penutup
Dapat disimpulkan bahwa mukjizat ilmiah pada Al Quran dapat memperkuat keimanan terhadap Al Qur’an sebagai wahyu Allah. Kalaupun terdapat pertentangan sesungguhnya lebih terletak pada jangkauan penafsiran atau teknologi yang mendukung eksplorasi sains. Dari pendekatan arah yang lain mukjizat ilmiah yang ada pada Al Qur’an dapat memberikan motivasi dan memberikan isyarat bagi pengembangan sains. Walaupun tentusaja harus dilakukan dengan cermat dan menyeluruh serta didasari dengan kaidah penafsiran yang benar.



[1] QS Al Baqarah : 2
[2] disampaikan oleh al-Qattan, diambil dari http://layananquran.com/plq/index.php
[3] Disampaikan oleh Syeikh A M Az-Zindani pada sebuah kajian yang bertajuk Keajaiban Saintifik Di Dalam Al-Quran,2002. Az-Zindani Merupakan rektor Universiti Al-Iman-Yaman  & Pengasas Jabatan Tanda-tanda Saintifik di dalam Al-Quran dan As-Sunnah yang berada di bawah Liga Islam Sedunia di Mekah diambil dari http://www.geocities.com/permaya02/pendahuluanz.htm
[4] QS. Al Hadid : 25
[5] QS. Thaha : 58
[6] dalam kitab Al Itqam fi Ulum Al Qur’an, diambil dari buku Dimensi Sains Al Qur’an
[7] dalam Muqaddimah, terjemahan
[8] dalam Al I’jaz Al ‘Ilmiy fil Qur’anul Karim (Mukjizat Ilmiah dalam Al Qur’an)
[9] Prof.Dr.Ahmad Fuad Pasya dalam buku Dimensi Sains Al Qur’an, terjemahan dari buku Rahiq Al-Ilmi wa Al-Iman,hal.23
[10] Ibid
[11] Disampaikan oleh Syeikh A M Az-Zindani pada sebuah kajian yang bertajuk Keajaiban Saintifik Di Dalam Al-Quran, 2002.
[12] AL-REHAILI, Abdullah M.,Bukti Kebenaran Quran , hal 4
[13] QS. Fathir : 43
[14] Prof.Dr.Ahmad Fuad Pasya dalam buku Dimensi Sains Al Qur’an, hal. 24
[15] QS. Shaad : 29
[16] QS. Ali Imran : 191
[17] ibid
[18] Tono Saksono, Ph.D dalam buku Mengungkap Rahasia Simfoni Dzikir Jagat Raya, hal. 15
[19] Al I’jaz Ilmi fi Islam Al Quranul Karim, terjemahan
[20] dalam majalah Al ‘Arabiyyah, edisi Januari 1982
[21] Yusuf Qardhawi dalam buku Al-Qur’an Berbicara tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan
[22] Muh. Kamil Abdushshamad dalam buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an, hal. 7
[23] Hal ini juga disampaikan oleh prof. Muh. Adduwais dalam kuliah interdisiplinir tentang metodologi penelitian studi Islam kontemporer di kampus UMS,2007
[24] Muh. Kamil Abdushshamad dalam buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an, hal. 8
[25] Syaikh Muhammad Amin Asy-Syinqithi dalam Adhwa’ul Bayan fi Tafsiril Qur’ani bil Qur’an
[26]   Dalam kitab Al-I’lam bi A’lamil Baladil Harom (dari buku Matahari Mengelilingi Bumi)
[27]   Yusuf Qardhawi dalam buku Al-Qur’an Berbicara tentang Akal
[28]  QS. Al Baqarah : 143
[29]   Muhammad Mutawalli Asy Sya’rawi dalam kitab Mu’jizah Al Qur’an (dari buku Mukjizat Ilmiah dalam Al-Qur’an)
[30]  QS. Surat Fushshilat : 53
[31] Gulen, M. Fethullah,2002,Essential of The Islamic Faith, hal. 226
      Gulen merupakan pemikir dari Turkey yang dalam bukunya menawarkan gagasan adanya penggabungan pencerahan intelektual dengan spirituil khususnya bagi genenrasi muda

-------------------------------------------

PUSTAKA
Al-Qur’an
Abdushshamad, Muhammad Kamil. 2004. Al-I’jazul Ilmi fil-Qur’anil-karim,terj: Mukjizat Ilmiah Dalam Al-Qur’an, Jakarta: Akbar
Al-Rehaili, Abdullah M.,Bukti Kebenaran Quran , Yogyakarta: Tajidu Press, 2003
Bucaille, Maurice Dr, 1976, La Bible Le Coran Et La Science, terj: Bibel, Alqur’an dan Science Modern,Penerbit bulan Bintang,Jakarta
Gulen, M. Fethullah,2002,Essential of The Islamic Faith,The Fountain,Turkey
http://layananquran.com/plq/index.php,2008
http://www.media-islam.or.id,2008
Khaldun, Ibn. 2005. Muqaddimah, Jakarta: Pustaka Firdaus
Pasya, Ahmad Fuad. Prof, 2004. Rahiq Al’Ilmi wa Al-Iman,terj:Dimensi Sains Al-Qur’an, Tiga Serangkai, Solo
Qardhawi, Yusuf DR. 1996. Al-Aqlu wal-Ilmu fil-Quranil-Karim,terj.:Al-Qur’an Berbicara tentang Akal dan Ilmu Pengetahuan, Jakarta : Gema Insani Pers
Saksono, Tono. 2006. Mengungkap Rahasia Simfoni Dzikir Jagat Raya, Pustaka Darul Ilmi, Bekasi
Asy-Syinqithi, Syaikh Muhammad Amin, Adhwa’ul Bayan fi Tafsiril Qur’ani bil Qur’an,-
Turner, Horwad R, 1997, Science in medieval Islam, An Ilustrated Introduction, University of Texas Press,Texas
Read More

Tuesday, November 29, 2011

Doa Pendekat Jodoh

| |
0 comments



Pertama sekali baca surah Al Fatiha dan baca doa ini.



"Ya Allah, jadikanlah dia (sebut nama orang yang inginkan jodoh) dikasihi pada hati2 mereka yang beriman dan gembirakanlah dia (sebut nama orang yang inginkan jodoh)dengan kekayaan sehingga seratus dua puluh kebaikan. Allah adalah sebaik2 pemelihara dan Dia amat mengasihi daripada segala2nya"


Gantikan sebutan yang bertanda bulat (dia) kepada sebutan pada jodoh korang.
  • Contoh pertama - jika yang berdoa itu perempuan untuk jodohnya : ALLAHUMMAJ ALHA kepada HU (dia lelaki dan sebutkan terus nama lelaki yg ingin korang di jodohan)
  • Contoh kedua - jika yang berdoa itu lelaki untuk jodohnya : ALLAHUMMAJ ALHA(dia perempuan dan sebutkan nama perempuan yang ingin korang jodohkan)
  • Contoh ketiga - Jika ingin doakan untuk diri sendiri atau mereka atau kami, tukarkan kepada sebutan HA mengikut sebutan2 yang telah di berikan.
NA - kami, HUM - mereka, NI - saya  HU - dia (lelaki), HA - dia (perempuan)

Nota
Harapnya selepas ini semua sudah faham yer guys.. Sebaiknya lakukan doa ini selepas solat 5 waktu. InsyaAllah dengan izin-Nya akan termakbul.


P.S. Doalah demi cinta yang tulus agar dipercepatkan jodohnya. Restu kedua orang tua juga perlu dalam setiap hubungan agar jodoh kita berpanjangan dan sentiasa bahagia. Jika sebaliknya, mohon pada Allah agar dibukakan pintu hati untuk kedua2 orang tua untuk menerima pasangan hidup korang. InsyaAllah... Ehhh.. kalau sape yang sudah dapat JODOH tuh dan nak makan nasi minyak, reti2 ler email kad jemputan. Suka tengok couple bahagia. AMIN


Read More

Monday, November 28, 2011

Pergerakan 'Occupy' akan 'duduki' Parlimen, esok

| |
0 comments


Sekumpulan aktivis bertujuan membawa pergerakan antarabangsa ‘Occupy’ ke bangunan Parlimen esok, sebagai bantahan terhadap Rang Undang-undang Perhimpunan Aman 2011, yang dijadual dibahaskan dan dibentang untuk bacaan kali kedua.

Sehubungan itu, Occupy meminta orang ramai berhimpun di hadapan bangunan Parlimen selama tiga hari berturut-turut, bermula jam 11 pagi esok.

occupy dataran merdeka 151011 night programme story imageKumpulan itu dipelopori Dewan Perhimpunan Rakyat KL yang sebelum ini terbabit dengan pergerakan Occupy Dataran yang mengadakan pelbagai aktiviti di Dataran Merdeka sejak Ogos lalu.

Dalam satu kenyataan media, kumpulan itu berkata rang undang-undang yang cuba dibentangkan kerajaan BN itu bertujuan menyekat kebebasan rakyat tanpa sebrang rundingan dengan orang ramai.Dakwa mereka, tindakan itu jelas bertentangan dengan amalan demokrasi di negara ini.

"Kami, Dewan Perhimpunan Rakyat KL, berpendapat bahawa amalan semasa membuat keputusan mengenai dasar-dasar yang memberi kesan kepada semua rakyat Malaysia adalah tidak demokratik. Ini kerana tidak ada ruang untuk orang ramai mengambil bahagian dalam proses membuat keputusan.

"Kami berpendapat bahawa kebebasan untuk berhimpun secara aman tanpa sekatan adalah asas dalam mana-mana demokrasi yang berfungsi. Malah, hak itu juga dijamin dalam Perkara 10 Perlembagaan Persekutuan," petik kenyataan itu.

Menurut kumpulan itu , rang udang-undang itu jelas mendiskriminasikan bukan warganegara, kanak-kanak dan belia di bawah umur 21 tahun kerana kumpulan-kumpulan berrkenan dilarang daripada menganjurkan perhimpunan.

"Rang undang-undang memperuntukan pihak berkuasa untuk menetapkan di mana dan bagaimana perhimpunan boleh diadakan. Intipati hak untuk berhimpun secara aman lenyap dengan sekatan seumpama ini."

Justeru, Occupy menuntut kerajaan menarik balik rang undang-undang itu pada kadar segera dan mencadangkan suara rakyat diambil kira sebelum mana-mana undang-undang atau polisi digubal.
Selain Occupy, Majlis Peguam juga telah mengarahkan semua peguam di bawah persatuan itu untuk turut berarak bermula dari Kelab Tasik Diraja ke bangunan Parlimen, pada jam 11 pagi bagi menyerahkan nota bantahan.

Persatuan Dayak Iban Sarawak, sebuah NGO di Kuching pula akan mengadakan bantahan di Bangunan Lama Mahkamah di Kuching.
Read More

PM jelaskan 'kekeliruan' Akta Perhimpunan Aman

| |
0 comments

Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak hari ini menolak dakwaan bahawa Rang Undang-undang Perhimpunan Aman adalah satu undang-undang "draconian" yang zalim.
Jelasnya, bahawa dengan akta berkenaan perhimpunan bakal boleh diadakan dalam masa yang singkat dan menjamin hak setiap warganegara Malaysia untuk berhimpun secara aman.

NONE"Akta Perhimpunan Aman dibahagikan kepada dua kategori, bagi kawasan-kawasan yang telah ditetapkan, mereka hanya perlu memberitahu pihak polis dan akan ada pihak berkuasa yang akan memanatu keadaan walaupun dengan notis yang singkat.

"Bagi kawasan-kawan yang tidak ditetapkan, maka ia akan memerlukan 10 tempoh hari supaya pihak polis boleh berunding dengan masyarakat setempat untuk mendapatkan pandangan mereka," katanya pada sidang media selepas merasmikan forum antarabangsa sempena Perhimpunan Agung Umno 2011 di Pusat Dagangan Dunia Putra hari ini.
"Bagi kawasan yang ditetapkan, awak boleh berkumpul pada bila-bila masa... hanya maklumkan kepada polis bahawa anda sedang berhimpun... malah maklumkan sahaja dalam tempoh 24 jam."

Menurut Najib, akta itu sesuatu perubahaan besar berbanding dengan undang-undang yang ada sekarang.

"Polis mempunyai budi bicara tetapi dalam akta baru ini, hak rakyat untuk berhimpun secara aman adalah dijamin, jadi ini adalah penting," katanya.

Najib juga menolak dakwaan bahawa undang-undang baru itu lebih zalim daripada kebebasan Myanmar dan menuduh pihak pembangkang cuba mengelirukan orang ramai.
"Dalam akta yang baru ini, hak warganegara untuk berhimpun dengan aman itu terjamin, itu yang penting. Adalah tidak berasas sama sekali bahawa kerajaan  lebih zalim daripada Myanmar dan macam-macam karut lagi.

“Mereka yang membuat dakwaan ini mahu mengelirukan orang ramai," katanya.
NONEPada 24 November lalu, Najib membentangkan rang undang-undang Perhimpunan Aman di Parlimen yang didakwanya meliputi hak bukan sahaja kepada penganjur dan peserta untuk menyertai perhimpunan secara aman tanpa senjata malah turut mengambil kira kepentingan awam dan masyarakat setempat.
"Kami akan tentukan kawasan-kawasan di mana orang ramai boleh berhimpun. Kawasan-kawasan itu akan ditetapkan. Itulah apa yang kita maksudkan kawasan yang ditetapkan dan kawasan-kawasan itu tidak akan menjejaskan kepentingan awam seperti stadium dan kawasan lapang.

"Pihak polis hanya akan menyelaraskan perhimpunan aman, itu sahaja peranan polis," katanya.

**Hanya berkata sahaja...
Read More

Sunday, September 18, 2011

Pilihan ditangan anda...!!

| |
0 comments
Assalamualaikum sahabat-sahabat Nukilan Emas..

Mungkin agak pelik kenapa tiba2 saya postkn mengenai keluarga...tujuan saya postkn adalah untuk kita sama-sama menilai serta memilih contoh keluarga yang bagaimanakah yang terbaik untuk kita pada masa akan datang.....untuk itu, saya mengambil contoh yang pertama seperti yang anda lihat ini...


 gambar 1

pada penilaian saya,Alhamdulillah...mereka bahagia dengan anak-anak membesar dengan baiknya....tetapi ada sedikit kekurangan yang mungkin anda sendiri boleh menafsirnya sendiri,insyaAllah....(^_^)...tetapi jauh berbeza sekali dengan gambar kedua ini pula...


gambar 2

Eh,mesti anda memkirkan sesuatu yang tidak wujud pada keluarga tadi kn??...he4...Alhamdulillah,mereka juga bahagia,walaupun memiliki 2 cahaya mata....Tetapi mereka ada ALLAH bersama keluarga mereka...mereka yakin dengan JANJI ALLAH.......

Sahabat2 sekalian, setiap keluarga pasti bahagia dengan apa jua cara dan situasi sekalipun,tetapi kebahgiaan apabila yang disertakan ALLAH di dalamnya, insyaAllah....maka akan lebih bahagia di dunia hingga ke syurgaNya...dalam erti kata lain, bagaikan SYURGA CINTA...

Oleh itu sahabat2, buatlah pilihan yang bijak dengan HikmahNya...sentiasalah ingat firmanNya:-
"Laki-laki yang baik hanya untuk perempuan2 yang baik,begitu juga sebaliknya"...

Untuk mendapat yang soleh, maka jadilah solehah...
Untuk mendapatkan solehah, maka haruslah menjadi soleh....

**Marilah kita berkongsi pendapat...Tq..
*Andai silap tutur kata, tegurlah saya..Nukilan Emas...
*Fb : ahmad alfateh.
Read More

Monday, September 12, 2011

::Team HITC beRaya di Port Dickson::

| |
0 comments



Read More

Friday, September 09, 2011

Kembara Remaja Nafas Baru 1.0

| |
0 comments


Sila layari :- https://www.facebook.com/KRNB1.0
Read More

Sunday, August 28, 2011

Majlis Talaqi bersama Syeikh Asyraf...

| |
0 comments











Read More

Santai Bersama sahabat2....

| |
0 comments






Read More

Tuesday, August 09, 2011

Pakaian Wanita Di Mata Lelaki??

| |
0 comments



Sekadar gambar hiasan : Creative studio

Allah telah menjadikan setiap kejadian ni berpasang-pasangan. Malam pasangannya siang, rajin pasangannya malas, tidur pasangannya jaga dan lelaki pasangannya perempuan. Disebabkan perempuan pasangannya lelaki, maka Allah telah menciptakan bentuk badan wanita itu dapat memikat hati lelaki. Bila berkata tentang terpikat sesungguhnya ini ada hubungkaitnya dengan nafsu. Ia ada pula perkaitannya dengan bisikan syaitan. Jadi, untuk mengawal nafsu mestilah dikawal dengan iman.

Pada mata lelaki, perempuan ini adalah simbol. Simbol apa ye?? Ana pasti anda juga tahu maksudnya. Orang lelaki mempunyai imaginasi yang nakal jika tidak di kawal dengan iman. So, mata lelaki ni selalu menjalar apabila terpandang seorang wanita. Setiap bentuk badan wanita akan dihayati oleh seorang lelaki dengan pelbagai tafsiran nakal nafsu. Apabila seorang lelaki melihat seorang perempuan, maka perkara pertama yang akan dilihat oleh seorang lelaki adalah rambut perempuan itu. Sebab itulah wanita berkewajipan untuk menutup rambutnya. 

Apabila rambut wanita itu dah ditutup, maka mata lelaki ini akan turun ke bawah melihat lehernya, maka wajiblah wanita itu menutup lehernya. Seterusnya mata lelaki ini akan turun lagi melihat bentuk payudaranya, sebab itulah wanita berkewajipan untuk menutup dadanya dengan melabuhkan tudung. Setelah itu, mata lelaki ini akan turun lagi melihat bentuk ramping pinggangnya, sebab itulah wanita perlu dan wajib untuk melabuhkan pakaian supaya tidak ternampak bentuk pinggangnya. Kemudian, mata lelaki ini akan turun lagi melihat pula bentuk punggungnya, maka wajiblah wanita itu untuk membesarkan pakaiannya agar bentuk punggung tidak kelihatan dan lelaki ni seterusnya akan melihat bentuk pehanya. Maka, janganlah sesekali wanita ini memakai kain yang agak ketat hingga nampak bentuk pahanya. 

Mata lelaki ini akan turun lagi, melihat kepada kaki perempuan. Oleh itu, wajiblah seorang wanita itu memakai stoking yang warnanya tak same sekali dengan warna kulit kita. Tolonglah..agar mata-mata lelaki ni tak berdosa. Sesudah tu, mata lelaki ni akan kembali semula ke atas. Menengok pula bentuk tangan yang cantik pada pandangan mata lelaki. Maka, tolonglah wahai muslimah semua, labuhkanlah tudung kita menutupi bentuk tangan kita.Tak pun, pakailah sarung lengan yang ada sekarang ini lebih afdal..kat mydin banyak jual. 

Wahai lelaki, janganlah pula kamu melihat mukanya kerana ia akan menimbulkan fitnah kecualilah jika kamu nak meminangnya. Dan kalau wanita tu sangat solehah, takut muka yang cantik tu akan menimbulkan fitnah,maka berpurdahlah jika itu lebih baik buat kamu. Tetapi, mata lelaki ni ada satu jenis penyakit lagi iaitu mata lelaki ni akan tertangkap secara spontan bila ternampak warna yang terang. Oleh itu, wanita sekalian janganlah pakai pakaian yang warnanya terang sangat, kalau nak pakai pun pakailah untuk suami kat rumah. Lebih selamat. 

Itulah wahai sahabiah semua berkenaan dengan mata lelaki ini. Bila dah tutup aurat tu jangan pulak ingat tugas kita dah selesai. Kenalah pula kita menjaga kehormatan diri kita. Jangan keluar seorang diri. Keluarlah dengan mahram. Mata lelaki pula janganlah menjalar langsung kepada muslimah walau muslimah tu dah menutup aurat. Insya Allah selamat duniawi ukhrawi. 

Ingatlah, apa yang ada pada seorang wanita tu tiada pada lelaki. Itulah specialnya wanita, maka peliharalah ia sebaik mungkin dan serahkan saja itu semua kepada yang halal iaitu untuk suami kita. Ingatlah, hukum Allah tu adalah untuk kebaikan kita jua. Tiada ruginya pada Allah tapi amat malang jika kita melanggarnya. Dan pada kaum lelaki, mata kamu tu wajib untuk tak mencuri melihat wanita ajnabi dan dilarang sangat sangat oleh Allah dan Rasul. 

Sesungguhnya pandangan antara lelaki dan wanita yang ajnabi adalah salah satu daripada panahan syaitan. Ingat, wanita dijadikan dari rusuk lelaki, bukan dari kepala sebagai atasnya dan bukan dari kaki sebagai alasnya. Tetapi dekat dengan lengan untuk dilindungi dan dekat dengan hati untuk dididik dan dikasihi. 

Berkorban kerana Allah membuatkan kita tak terasa kehilangan harga diri malah mendapat ketenangan dan kebahagiaan hakiki..InsyaAllah...


Read More

Sunday, August 07, 2011

Mengenali Jodoh Menurut Islam

| |
0 comments




*Pertama sekali saya ingin mengucapkan jutaan terima kasih kepada sahabat saya Ahmad Zafran kerana sudi meminjamkan buku yang mengandungi doa-doa dibawah...Semoga pembaca juga perolehi manfaat darinya....
Berbual tentang jodoh dengan rakan-rakan. Ramai muda-mudi yang sudah berumahtangga, yang sedang dilamun cinta dan tidak kurang pula yang telah berpisah. Ramai yang kawin muda seawal 20-an, yang kahwin lewat selewat 40-an / 50-an dan tidak kurang pula yang tidak berkahwin. Apa masalah mereka? Kadang-kala kita tengok di alam realiti, mereka yang tidak berkemampuan namun mahu terus berumahtangga, sebaliknya yang berkemampuan tiada nilai disisi lelaki/wanita. Ada pula yang sudah berumatangga bermain kayu tiga. Banyak persoalan kepada situasi tersebut. Apa pun persoalannya, saya ingin Tips Mengenali Jodoh Menurut Islam.
Ramai sekali muda-mudi yang hidup dalam dilema tentang soal jodoh. Pasti ramai yang sudah mulai bosan untuk menjawab soalan dan ayat seperti "Bila lagi mahu kahwin?", "Takkan takde calon lagi", "Ke awak yang memilih sangat?" dan sebagainya.
Apa yang sebenarnya berlaku? Urusan Jodoh itu adalah urusan Allah SWT, cuma kita perlu tahu bagaimana cara mengenali jodoh dalam islam. Tips ini berguna bagi anda yang sedang mencari jodoh. Mari saya terangkan bagaimana.
Tanda jodoh dalam Islam itu adalah “3M”. Apa itu "3M"? Siapa di antara lelaki mahupun wanita yang boleh MemahamiMemaafkan dan Memotivasikan kita ke arah yang lebih baik InsyaAllah itulah jodoh kita. Huraian berkenaan "3M" adalah seperti berikut: Memahami - Setiap pasangan mestilah memahami antara satu sama lain. Ini penting kerana setiap daripada kita mempunyai latar belakang kehidupan yang berlainan. Maka setiap sifat kita mampu mempengaruhi atau dipengaruhi sifat pasangan kita. Memaafkan - Sifat memaafkan ini amat penting sekiranya tiada sifat ini, nescaya hubungan kekeluargaan tidak kekal lama (Ini yang kita cuba elakkan). Lelaki memang lebih egonya, namun jika ingin selamat, buang segala ego demi mempertahankan rumahtangga. Memotivasikan - Pasangan mestilah memotivasikan antara satu sama lain. Faktor seperti stres, tekanan kerja, masalah kewangan mungkin menyebabkan keretakan rumahtangga, namun sikap memotivasikan ini mampu menaikkan dan memulihkan kembali semangat pasangan anda.
Jadi sekiranya anda mahu mencari jodoh, carilah yang boleh melakukan 3M di atas supaya hubungan cinta dapat kekal dan tidak berlaku cerai-berai. Jodoh itu bukan berdasarkan nafsu, kekayaan, rupa paras, pangkat dan sebagainya tetapi haruslah berdasarkan Islam  iaitu beraqidah, taat beribadah dan cantik akhlaknya. Jika cinta itu menurut Islam maka cinta itu datangnya dari Allah.
Ramai muda-mudi sekarang bercinta namun tidak semua ke jinjang pelamin. Jangan percaya tentang ramalan cinta / ramalan jodoh di internet, televisyenataupun cinta monyet (Cinta kanak-kanak di alam remaja). Ini kerana itu bukan jodoh yang sebenar-benarnya. Ada yang cuba mengkategorikan jodoh kepada 3 jenis iaitu:
1) JODOH DARI SYAITAN 
Iaitu lelaki dan perempuan yang berjalan berpegangan tangan dan menuju ke arah kemaksiatan. Apabila si perempuan tadi mengandung, barulah si lelaki tadi menikahi perempuan tersebut.
2) JODOH DARI JIN
Iaitu lelaki yang menyukai seorang perempuan yang tidak menyukai dirinya, lalu dibomohkan dan disihirkan perempuan itu untuk setuju berkahwin dengan lelaki tadi.
3) JODOH DARI ALLAH
Iaitu pandangan 2 pasang mata iaitu lelaki dan perempuan sehingga menusuk ke dalam jiwa. Lalu,lelaki itu pun masuk meminang perempuan tadi. Perempuan tadi menerimanya. Mereka bernikah dan bercinta selepas itu kerana cinta selepas kahwin adalah satu2nya cinta yang diredhai ALLAH. Bercinta sampai ke syurga. Itulah yang digelar "Syurga Cinta" tanpa berlakunya sebarang bentuk kemaksiatan.
Apa jua jenis cinta, ianya kuasa Allah. Jadikan "3M" diatas sebagai panduan asas dalam mencari jodoh supaya benar-benar mendapatkan jodoh menurut Islam yang dapat membahagiakan hidup anda kelak. Mencari jodoh berdasarkan Islam InsyaAllah akan membahagiakan hidup anda di dunia mahupun akhirat.
Ingin saya kongsikan 2 jenis Do'a:
Do'a Mencari Jodoh
Jika anda mengalami keadaan putus cinta, Insya Allah amalkan Do'a kedua ini:
Do'a Putus Cinta
Sumber lain :-
Read More

Manusia yang Mengundang Kecelakaan

| |
2 comments

DISINI, SAYA MENGAJAK ANDA (PARA PEMBACA) MEMIKIRKAN APA YANG DIBINCANGKAN INI....

Kalau dilihat dengan teliti kita akan dapati bahawa kecelakaan yang menimpa manusia dan kemanusiaan di segenap tempat adalah kerana ketiadaan muslim yang sebenar-sebenar muslim, ketandusan insan-insan yang memahami amanah Allah, kekontangan mereka dari gelanggang hidup yang  memerlukan pemimpin. Dengan terbenamnya dasar-dasar islam yang berperikemanusiaan dan adil dibawah longgokan dasar-dasar kehidupan ciptaan manusia yang kolot, basi dan lapuk ,tetapi dicelupkan dengan lebal baru dan moden meyilaukan mata kerana kelihatan seperti madu tetapi beracun. Maka terjadilah bencana alam yang menimpa manusia yang berupa kemalangan, kemiskinan, penindasan, kebuluran dan kezaliman. Ini semua terjadi sejak zaman berzaman hinggalah kehari ini, di zaman pengembaraan di angkasa raya, di zaman penggunaan roket perpandu dan serba maju ini.

Beberapa tahun yang lalu, dunia dunia di kejutkan dengan satu kisah tentang seorang gadis eropah yang menjadi jururawat sukarela untuk bertugas di sebuah daerah di Afrika. Penduduknya memakan makanan yang buruk yang tidak cukup zat dan vitamin untuk menjamin kesihatan yang sihat. Mereka ditimpa penyakit saraf yang boleh yang boleh mambawa penyakit gila. Di suatu hari dia melihat satu pertempuran berdarah yangberlaku diantara anak-anak Afrika yang membawa pebunuhan secara liar lantaran kebuluran. Pertumpahan darah itu kerana hanya merebut sebiji buah mempelam. Pertempuran yang dahsyat itu tidak terhenti sehinggalah seorang dari mereka memukul lawannya sehingga buta matanya. Sebahagian dari mereka belum pun mencapai umur lapan tahun.

Kebuluran yang membuta tuli dan kejam itu menyebabkan manusia terbunuh dan menderita berbagai penyakit. Mereka sentisa menderita di bawah taring-taring kematian. Pada waktu berluluasanya kebuluran dan merebaknya kelaparan di asia dan di afrika yang sangat mengerikan itu, kita lihat pula di dunia barat yang kaya raya tapi hanya didiami 20 peratus dari bilangan penghuni bumi. Mereka membolot kekayaan dunia 80 peratus, mereka memelihara kekayaan denga penuh kegilaan.

Kita dapat lihat bagaimana kufurnya manusia terhadap nikmat Allah. Peristawa pembunuhan beribu-ribu lembu ternakan di Amerika yang di benamkan ke dalam bumi untuk menjaga harga daging lembu yang mahal di pasaran dunia. Ini semua dilakukan diwaktu berpuluh-puluh malah berjuta manusia mati kebuluran di Afrika, Asia dan amerika selatan. Lihatlah, bagaimana jauhnya perbezaan diantara nilai-niali islam dengan kebudayaan jahiliah. Kebudayaan islam yang sentiasa mengutamakan kemanusiaan yang mulia dan tinggi dibandingkan dengan kebudayaan jahiliah yang tidak berperikemanusiaan dan serba kebendaan ynag sentiasa membiarkan manusia mati dan kelaparan.

Alangkah malangnya dan celakanya kemanusiaan dan manusia yang terpedaya, lalai, terperangkap dan tergila-gila mengikut telunjuk sistem hidup meterialisme yang mengutamakan kebendaan. Alangkah besarnya tanggungjawab muslim dalam membawa nur yang terang. Hanya islam dan pendokongnya saja yang akan mampu menghancurkan jahiliah dan fahaman kebendaan.

Hanya dengan nur islam sajalah yang dapat menyinari hati dan akal dan memimpin manusia kepada hidayat, petunjuk dan keamanan, kesenangan dan kebahagian hidup dan ummahnya.

*Disini saya berpesan pada diri saya dan juga saudara islamku yang membaca ini, "Dimanakah tahap kita?"
sama-sama kita renungkannya...


Read More

Saturday, August 06, 2011

MALU SEPARUH IMAN

| |
0 comments

 


MALU ITU SEPARUH IMAN. Malu yang dimaksudkan ialah malu kepada Allah. Malu untuk melakukan maksiat dan malu meninggalkan taat.   Jika malu itu 50% daripada IMAN, mana 50% lagi. Yang selebihnya ialah TAKWA. MALU DAN TAKWA adalah gandingan sifat yang menjadikan seseorang mempunyai 100% keimanan. 

Takwa bermaksud bukan saja takut kepada Allah tetapi lebih daripada itu 'buat apa yang disuruh dan tinggalkan apa yang ditegah jika sekadar takut saja tak jadi apa-apa. Misalnya takut gagal dalam peperiksaan tidak bererti jika tidak diikuti dengan rajin membaca buku dan mengulangi pelajaran. Takut kepada Allah mestilah diikuti dengan melakukan ketaatan dan menjauhi larangan. Ukurlah diri kita berapa peratuskah sifat MALU dan TAKWA yang ada pada diri kita. Itulah darjah keimanan kita. Bak kata orang periksalah diri kita sebelum kita diperiksa. 

Ulama pernah menyebutkan bertafakkur satu saat (dalam memikir kebesaran Allah) adalah lebih baik daripada beribadat 1000 tahun. Ini jangan disalahtafsirkan sebagai tak perlu beribadat memadai dengan tafakkur. Ia cuma memberi gambaran bahawa tafakkur menjadi faktor utama dalam mencari kekuatan beribadat.  Proses musyahadah perlu dilakukan secara konstan sehingga menjadi darah daging. Atau sehingga terasa benar di dalam diri kita tentang kebesaran Allah dan merasakan bahawa tidak ada sesuatu yang Allah jadikan secara sia-sia'. Kesemuanya ada hikmah yang di luar kemampuan kita untuk memikirkannya. 

Musyahadah menjadi satu daripada beberapa jalan untuk mendapat iman. Dengan iman ini kita akan berasa lazat berzikir, mencari ilmu agama, melakukan ibadat fardu, menambah dengan ibadat sunat serta berusaha mencari keredhaan Allah. Sebaliknya kita benci melakukan kejahatan sebagaimana takutnya kita menghampiri kepada api neraka. Barulah ketika itu kita merasakan kelazatan iman dan terasa hubungan yang rapat dengan Allah disebabkan oleh keredhaan Allah terhadap diri kita. 

Di samping melakukan proses musyahadah, kita perlu melakuakn muraqabah yakni menghampirkan diri terhadap Allah dengan melakukan segala amal fardu dan sunat. Amalan 'hablum min'Allah' (hubungan dengan Allah) dan hablum minannas (hubungan dengan manusia). Kita perlu menjaga dua hubungan iaitu hubungan dengan Allah dan juga sesama manusia.  

Dalam hubungan ini, Allah sering mengingatkan kita supaya berjalan/melawat di muka bumi Allah dengan niat melihat kebesaran Allah sambil memerhatikan balasan yang Allah timpakan kepada mereka yang menganiaya diri mereka sendiri.  

Semoga dengan coretan di atas dapat menjadikan diri kita khususnya diri saya sendiri orang yang sentiasa muhasabah diri dan bermusyahadah serta bermuraqabah mudah-mudahan kita diterima menjadi orang yang soleh yang bakal menghuni syurga di akhirat kelak. Amin ya Rabbal Alamin. 


Read More

Friday, August 05, 2011

Fadhilat Qiamullail

| |
0 comments




Firman Allah:

"Hendaklah engkau bertahajjud sebahagian daripada malam sebagai kewajipan tambahan kepadamu; pasti Allah akan membangkitkanmu pada kedudukan yang terpuji." 
(79: al-Israa)

Tahajjud adalah kewajipan khusus bagi Nabi s.a.w.

Daripada 'Aisyah r.a beliau berkata: Nabi s.a.w bangun berqiamullail sehingga bengkak2 kaki2nya." Aisyah pun bertanya "Kenapa engkau beribadah sebegini ya 
Rasulullah sedangkan dosa2 engkau yang telah lepas dan akan datang telah diampunkan.?" Rasulullah s.a.w pun bersabda:

"Tidakkah boleh aku menjadi hamba yang bersyukur." (Hadis Sahih riwayat Bukhari dan Muslim)


Nabi s.a.w bersabda:

"Sebaik2 lelaki adalah Abdullah sekiranya dia sembahyang malam." (Hadis sahih riwayat bukhari dan muslim)

Nabi s.a.w bersabda:

" Sebaik2 puasa lepas puasa ramadan adalah puasa pd bulan2 haram.Dan sebaik2 sembahyang selepas solat fardu adalah solat malam" (Hadis sahih riwayat Muslim)

Sabda Nabi s.a.w:

"Wahai manusia sebarkanlah salam, bagilah makan dan sembahyanglah malam ketika manusia tidur nescaya kamu akan masuk syurga dgn selamatnya." (Hadis hasan sahih riwayat at-Tirmizi)

Sabda Nabi s.a.w:

"Hendaklah kamu berqiamullalil. sesunguhnya qiamullail ini gaya hidup orang2 yang solih, mendekatkan kamu kepada tuhan, menghapuskan dosa2 dan menegah diri dari maksiat." (Hr Hakim)

Sebab apa tidak mampu solat malam?

Telah disampaikan cerita seorang lelaki yang tido malam sampai subuh dan tidak bangun solat malam. Nabi s.a.w bersabda:

"Lelaki itu syaitan telah kencing di kedua belah telinganya." (Hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim)

Fudail bin Iyad telah berkata:

"Apabila kamu tidak mampu untuk qimaullai; dan puasa sunat pada siang hari maka ketahuilah sesungguhnya kamu telah dibelenggu dengan maksiat yang 
kamu lakukan."

Adab2 Berqimullail

1. Sunat sesiapa yang bangun pada waktu malam untuk sapu muka, bersugi, memandang langit danmembaca ayat 190 - 200 surah Ali Imran. Ini disebut dalam hadis sahih riwayat bukhari dan Muslim (763).

2. Disunatkan membuka solat malam dengan dua rakaat yang ringan. 'Aisyah berkata:

"NAbi s.a.w apabila bangun malam untuk solat tahajjud, baginda membuka dengan dua solat yang ringan." (Hadis sahih riwayat Muslim No 765)

3. Disunat solat malam dgn memberi salam setiap dua rakaat dan diakhiri dgn solat witir satu rakaat. Ibnu Umar berkata:

"Nabi s.a.w sembahyang malam dua rakaat dua rakaat dan melakukan witir satu rakaat." (Hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim) 

4. Solat malam sebelas rakaat. 'Aisyah r.a. berkata:

"Nabi s.a.w solat qiamullail sebelas rakaat" (Hadis sahih riwayat Bukhari)

'Aisyah berkata:

"Nabi tidak pernah solat malam -pada bulan ramadan dan lainnya- lebih dari sebelas rakaat." (Hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim)

5. Disunatkan memanjangkan bacaan pada solat malam. 

Rasulullah s.a.w ditanya solat yang paling afdal. Baginda menjawab:

"Panjang berdiri" (Hadis sahih riwayat Muslim)

6. Disunatkan menyederhanakan suara ketika solat sunat malam. Tidak kuat dan tidak perlahan. Firman Allah:

"Dan janganlah engkau kuatkan suara mu dalam bacaan solat dan jangan engkau perlahankan. Bacalah dengan sederhana yang diantara kuat dan perlahan." (110: 
Al-Isra)

Ulama mazhab Syafie mentafsirkan solat disini dgn solat sunat malam.

7. Disunatkan berbaring apabila terasa sangat mengantuk ketika solat malam.

Nabi s.a.w bersabda:

"Apabila seseorang itu mengantuk ketika dalam solatnya maka hendaklah dia berbaring sehingglah hilang mengantuknya. Maka sesungguhnya seseorang sedang mengantuk hendak beristigfar tetapi dia memaki dirinya sendiri." (hadis sahih riwayat Bukhari No 209 dan Muslim No 786)

8. Disunatkan mengejutkan suami atau isteri untuk bangun malam.Nabi s.a.w bersabda:

"Allah merahmati seorang lelaki yang bangun malam untuk solat dan mengejutkan isterinya. Sekiranya isterinya enggan, dia renjiskan dgn air di mukanya. Allah merahmati seorang wanita yang bangun untuk solat malam dan mengejutkan suaminya. Sekiranya suaminya enggan, dia merenjiskan muka suaminya dgn air." (hadis Abu Daud dgn sanad yg sahih)

Nabi s.a.w bersabda:

"Apabila seortang lelaki mengejutkan isterinya pada waktu malam dan keduanya solat malam maka ditulis daripada golongan "azzakirin dan azZakirat." (Hr Abu
Daud dan Ibnu Majah No 1336 dgn sanad yg sahih)

# oleh itu pilih lah pasangan yg bangun malam untuk solat bukannya bangun tengok tv, main game, sembang2 kosong atau sekadar qada hajat je. HEHe

9. Solat malam lah dgn istiqamah walaupun sedikit. Apa yg disebut disini adalah yg sempurna. Kalau tidak mampu buatlah walaupun satu rakaat solat witir. Nabi s.a.w ditanya tentang amalan yg paling disukai oleh Allah. maka Baginda menjawab:

"Amalan yang paling kekal walaupun ianya sedikit." (Hadis sahih riwayat Bukhari no 6096 dan Muslim No 783)

10. Disunatkan memperbanyakkan istigfar dan doa ketika mana bangun malam.

Firman Allah:

"Dan orang2 yang beristigfar pada waktu sahur" (17: Ali Imran)

Rasulullah s.a.w bersabda:

"Sesungguh tuhan akan turun pada setiap malam ketika sepertiga malam yang terakhir dan berkata: Siapa yg berdoa akan ku perkenankan. siapa meminta akan ku berikan dan siapa yang beristigfar akan ku ampunkan."(Hadis sahih riwayat Bukhari No 1094 dan Muslim No 758)
11. Seeloknya seorang itu berniat sungguh untuk bangun qiamullail ketika hendak tidur supaya dia mendapat pahala qiam sekalipun tidak bangun. Sabda Nabi s.a.w:

"Sesiapa yang mendatangi tilamnya dalam keadaan dia berniat hendak bangun solat malam dan dia terlajak tidur sehingga subuh maka ditulis pahala apa yang diniatkan.Tidurnya itu adalah sedekah dari tuhannya." (Hadis riwayat Imam Nasaie dan Ibnu Majah No 1344 dgn sanad sahih diatas syarat2 Imam Muslim)

12. Disunat menqadakan solat malam yg tertinggal. Baginda bersabda:

"Sesiapa yang tertidur dari melakukan amalan malamnya dan dia lakukannya diantara solat subuh dan solat zuhur maka ditulis pahalanya seolah2 dia melakukannya pada waktu malam." (HAdis sahih riwayat Imam Muslim)

13. Makruh mengkhususkan qiamullail pada malam Jumaat sahaja.

Sabda Nabi s.a.w:

"Janganlah kamu mengkhusukan qiamullail pada malam jumaat." (Hr Muslim No 1144- sahih)

#Ini yg banyak dilakukan oleh masyarakat melayu kita dan menyedihkan termasuklah pelajar2 agama sendiri.

14. Disunatkan meniru cara qiamullail Nabi Daud a.s. Sabda Nabi s.a.w:

"Solat yang paling dikasihi adalah solat Nabi Daud a.s dan puasa yang paling dikasihi Allah adalah puasa Nabi Daud. Baginda tidur ditengah malam, bangun disepertiga yg akhir dan tidur semula sepernam yg terakhir. Baginda puasa sehari dan tidak puasa sehari. (Hr Bukhari dan Muslim - sahih)

Maksudnya disini puasa sunat dan solat malam. Puasa ramadan mana boleh buat camtu.hoho.

15. Cara Nak bangun awal pada waktu tertentu hendaklah membaca akhir surah kahfi dan niat dan minta pd Allah untuk bangun pada waktu tertentu.

Rujukan: Al-Muktamad Fil Feqhis Syafie oleh Dr Muhammad Zuhaili dan Riadus Solihin oleh Imam Nawawi.
Read More
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...


Pesanan Hari Ini

“Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka adalah seumpama satu tubuh. Apabila satu anggota tubuh sakit maka mengakibatkan seluruh tubuh menjadi demam dan tidak bisa tidur.”

(Hadis riwayat Muslim)

“Seorang Muslim adalah saudara muslim lainnya, ia tidak menzaliminya, merendahkannya, menyerahkan (kepada musuh) dan tidak menghinakannya.”

(Hadis riwayat Muslim)

“Teman yang paling baik adalah apabila kamu melihat wajahnya, kamu teringat akan Allah, mendengar kata-katanya menambahkan ilmu agama, melihat gerak-gerinya teringat mati.”

by Ahmad AlFateh